Senin, 10 Desember 2012

Memberi password sharing LAN

Untuk memberikan password pada share folder Windows XP, ikuti petunjuk berikut ini:
  • Login sebagai Administrator Windows XP
  • Klik Start, Control Panel, User Accounts.
  • Klik Account Guest dan pastikan user Guest menjadi aktif.
  • Tutup jendela User Account.
  • Buka Command Prompt dengan cara klik tombol Start, pilih Run, ketik CMD kemudian tekan tombol Enter.
  • Pada Command Prompt, ketik net user guest password kemudian tekan tombol Enter.

  • Buka kembali User Account dan berikan password pada user guest.

  • Masukkan pasword dan kemudian restart komputer anda.
  • Setelah komputer restart, coba anda sharing salah satu folder pada komputer tersebut.
  • Akses komputer beserta folder yang baru saja anda buka melalui komputer lain. Jika tidak ada kesalahan, maka ketika anda mengaksesnya dari komputer lain, system akan meminta memasukkan password untuk mengakses komputer tersebut. Masukkan username guest dengan password yang sudah anda setting tadi.

Selesai sudah, folder yang anda sharing sudah terproteksi dengan password. Pengguna iseng yang tidak tahu password yang sudah anda setting tidak akan bisa membaca file maupun folder yang sudah anda sharing sebelumnya.

Menyembunyikan User Account pada logon windows xp dan 7



1           Buka registry editor ==> tekan tombol windows+R
        masuk ke :
2 HKEY_LOCAL_MACHINE\\SOFTWARE\\Microsoft\\WindowsnT\\CurrentVersion \\Winlogon\\SpecialAccounts\\UserList.
Jika di bawah folder Winlogon anda tidak menemukan folder SpecialAccount anda bisa membuatnya dengan cara :
klik kanan pada folder Winlogon pilih New dan pilih Key
isi nama folder dg SpecialAccounts
setelah itu buat lagi sub folder di bawah SpecialAccounts denga cara klik kanan pada SpecialAccounts pilih New dan pilih Key dan ketik nama folder dengan UserList.
Di sebelah kanan UserList anda bisa tambahkan nama user yang akan di hidden/disembunyikan. Caranya klik kanan pilih New pilih DWORD (32-bit) Value dan anda ktik nama value sesuai dengan nama user yang mau disembunyikan. Setelah itu double klik value tersebut lalu modif nilai valuenya. Jika nilai=0 maka user akan di sembunyikan pada welcome screen, sedangkan jika nilai=1 maka user akan muncul pada welcome screen.

Selasa, 16 Oktober 2012

perbedaan http dan https

 
 
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara klien dan server. Sisi client meminta sisi server untuk membuka komunikasi pada port 80, port terbuka sisi server 80 dan di sisi client port acak terbuka. Sebuah klien HTTP (seperti web browser ), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhosting tertentu (biasanya port 80). Klien yang mengirimkan permintaan HTTP juga dikenal dengan user agent. Server yang meresponsnya, yang menyimpan sumber daya seperti berkas HTML dan gambar, dikenal juga sebagai origin server. Di antara user agent dan juga origin server, bisa saja ada penghubung, seperti halnya proxy, gateway, dan juga tunnel.

HTTP tidaklah terbatas untuk penggunaan dengan TCP/IP, meskipun HTTP merupakan salah satu protokol aplikasi TCP/IP paling populer melalui Internet. Memang HTTP dapat diimplementasikan di atas protokol yang lain di atas Internet atau di atas jaringan lainnya. seperti disebutkan dalam "implemented on top of any other protocol on the Internet, or on other networks.", tapi HTTP membutuhkan sebuah protokol lapisan transport yang dapat diandalkan. Protokol lainnya yang menyediakan layanan dan jaminan seperti itu juga dapat digunakan.."
 
 
https adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris. Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual. Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan 'https://' bukan dengan 'http://'
 

ilustrasi cara kerja SSL

cara kerja SSL :
  1. Klien membuka suatu halaman yang mendukung protokol SSL, biasanya diawali dengan https:// pada browsernya. 
  2. Kemudian webserver mengirimkan kunci publiknya beserta dengan sertifikat server. 
  3.  Browser melakukan pemeriksaan : apakah sertifikat tersebut dikeluarkan oleh CA(Certificate Authority) yang terpercaya?Apakah sertifikat tersebut masih valid dan memang berhubungan dengan alamat situs yang sedang dikunjungi? 
  4.  etelah diyakini kebenaran dari webserver tersebut, kemudian browser menggunakan kunci public dari webserver untuk melakukan enkripsi terhadap suatu kunci simetri yang dibangkitkan secara random dari pihak klien. Kunci yang dienkripsiini kemudian dikirimkan ke webserver untuk digunakan sebagai kunci untukmengenkripsi alamat URL (Uniform Resource Locator) dan data http lain yang diperlukan.
  5. Webserver melakukan dekripsi terhadap enkripsi dari klien tadi, menggunakankunci privat server. Server kemudian menggunakan kunci simetri dari klien tersebutuntuk mendekripsi URL dan data http yang akan diperlukan klien. 
  6. Server mengirimkan kembali halaman dokumen HTML yang diminta klien dan data http yang terenkripsi dengan kunci simetri tadi. 
  7. §
    Browser melakukan dekripsi data http dan dokumen HTML menggunakan kuncisimteri tadi dan menampilkan informasi yang diminta.