Senin, 03 Juni 2013

PROXY SERVER



Apa itu Proxy Server?
Proxy server adalah komputer server yang digunakan sebagai perantara antara user dengan internet.sebuah komputer yang menyediakan layanan jaringan komputer untuk mengizinkan client agar dapat mengirimkan request terhadap content dari Internet atau intranet. Untuk analoginya proxy sebagai perantara antara pihak pertama (user) dalam berhubungan dengan pihak kedua (internet), jadi pada saat user melakukan akses internet maka proxy sebagai perantara yang menyampaikan request dari user tersebut ke internet atau sebaliknya. Di sini user tidak langsung berhubungan dengan internet tetapi dengan menggunakan perantara proxy server user bisa terhubung dengan akses internet.

Bagaimana Proxy Server Bekerja ?
Cara kerja proxy server adalah client yang tersambung dengan proxy server dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page, ataupun lainnya. Proxy server yang digunakan akan mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filternya. Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP (Internet Protocol) address. Jika permintaan itu divalidasi oleh fiternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambung ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk clientnya.
Penggunaan proxy yaitu dengan menggunakan suatu PC server yang telah diinstall Sistem Operasi dan aplikasi proxy, seperti MS Proxy Server, WinGate pada Sistem Operasi Windows Server. Dan Squid, OOPS, Privoxy, Paco pada Sistem Operasi Linux Server. Kemudian proxy server tersebut  dihubungkan dengan jaringan lokal dan internet.




Cara Kerja
Pada saat user/client dari jaringan lokal (192.168.1.3) mengakses internet (http://www.facebook.com) lewat browser maka PC client tersebut akan menghubungi proxy server melalui eth1 (192.168.1.2) kemudian proxy server meneruskan request tersebut melalui eth0 (82.12.20.42), kemudian diteruskan ke alamat server yang direquest user, setelah mendapat respon balik ke proxy server akan diteruskan kembali ke user. Dan terbukalah tampilan http://www.facebook.com pada browser user.
Kemudian agar user dapat menggunakan proxy server maka dilakukan beberapa pengaturan pada aplikasi yang dipakai user, misalnya pada browser Mozilla Firefox pengaturan ada di Tools – Options – Advanced – Network – Settings, kemudian pilih Manual proxy configuration, dan isi IP proxy yang dipakai dan port yang digunakan.

Pengaturan tersebut juga dilakukan pada aplikasi-aplikasi yang mmbutuhkan koneksi internet, misal Internet download manager, Yahoo messanger, Antivirus untuk melakukan update online, dll.
Manfaat dari proxy itu sendiri adalah :
* Menghemat Bandwidth yang ada pada jaringan tsb
* Koneksi pada jaringan tersebut seakan-akan terasa lebih cepat.
* Dapat memblokir situs2 yang kita inginkan, mis : situs porno, judi dll.





Rabu, 24 April 2013

PEMROGRAMAN JAVA



import java.net.*;
import java.io.*;

class tugasinput
 {
     public static void main(String[]args)throws IOException
                        {
                                                InputStreamReader istream = new InputStreamReader (System.in);
                    BufferedReader bufRead = new BufferedReader (istream);
                System.out.print("Masukkan alamat web :");
                    String web = bufRead.readLine ();
           try{
                        InetAddress address = InetAddress.getLocalHost();
                        System.out.println("============================");
                        System.out.println(address);
                        InetAddress name = InetAddress.getByName(web);
                        System.out.println(name);
                        System.out.println("============================");
              }
           catch (UnknownHostException e)
              {
                         System.out.println("Alamat Tidak Ditemukan");
              }
         } 
 }

package prog_jar1;

import java.io.*;
public class latihan_2 {
public static void main(String[]args)throws IOException
        {
        int angka1,angka2;
        int t,k,x,b;
        BufferedReader br;
        br=new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
       
        System.out.print("masukkan angka1 :");
        angka1=Integer.parseInt(br.readLine());
        System.out.print("masukkan angka2 :");
        angka2=Integer.parseInt(br.readLine());
        System.out.println("angka1 = "+angka1);
        System.out.println("angka2 = "+angka2);
        t=angka1+angka2;
        k=angka1-angka2;
        x=angka1*angka2;
        b=angka1/angka2;
        System.out.println("jumlah = "+t);
        System.out.println("kurang = "+k);
        System.out.println("kali = "+x);
        System.out.println("bagi = "+b);
       
    }

}





import java.util.Scanner;
class R_Total
{
  public static void main (String[] args)
  {
    double r1, r2, r3, r_total_seri, r_total_pararel;
     
    Scanner scan = new Scanner(System.in );
    System.out.println("Masukkan nilai R1:");
    r1 = scan.nextDouble();
     
    System.out.println("Masukkan nilai R2:");
    r2 = scan.nextDouble();
     
    System.out.println("Masukkan nilai R3:");
    r3 = scan.nextDouble();




import java.net.*;
public class lat1{
    public static void main (String args[])
    {
        URL webURL,ftpURL;
        try{
            webURL = new URL("http://www.macfaq.com/vendor.html");
            System.out.println(webURL);
            ftpURL= new URL("ftp://ftp1.macfaq.com/pub");
            System.out.println(ftpURL);}
        catch (MalformedURLException e){
            System.err.println("URL SALAH");
        }
        }
    }
 


Minggu, 31 Maret 2013

Implementasi Bus-Based Multiprocessor

KHAIRUL MUFID
10.01.53.0051


Implementasi Bus-Based Multiprocessor



Fig. 6-2. (a) A multiprocessor. (b) A multiprocessor with caching

Jika kita melihat secara dekat Gambar. 6-2 (a), kita melihat bahwa hubungan antara CPU dan memori adalah seperti kumpulan kabel paralel, beberapa memegang alamat CPU yg bs membaca atau menulis, sebagian untuk mengirim atau menerima data, dan sisanya untuk mengendalikan transfer. Atau sering disebut dengan bus. Bus ini adalah on-chip, tetapi dalam kebanyakan sistem, bus tergolong eksternal dan digunakan untuk menghubungkan mainboard yang mengandung CPU, memori, dan I / O controller. Pada komputer desktop, bus biasanya bergantung pada papan utama (main-board), yang memegang CPU dan beberapa memori, dan ke mana I / O kartu terpasang. Pada minicomputer bus biasanya beroperasi pd rute antara prosesor, memori, dan I / O controller.

Sebuah cara sederhana namun praktis untuk membangun multiprosesor adalah dengan mendasarkan pada sebuah bus yang lebih dari satu CPU yang terhubung. Gambar. 6-2 (a) menggambarkan sebuah sistem dengan tiga CPU dan memori bersama di antara mereka semua. Ketika salah satu dari CPU ingin membaca sebuah kata dari memori, menempatkan alamat dari kata yang diinginkan di bus dan menegaskan (menempatkan sinyal pada) jalur bus kontrol menunjukkan bahwa ia ingin dibaca. Ketika memori telah diambil kata yang diminta, menempatkan kata pada bus dan
mengambil garis kontrol yg lain untuk mengumumkan bahwa itu siap. CPU kemudian membaca itu dalam sebuah kata. Menulis dengan cara analog.
Untuk mencegah dua atau lebih CPU dari percobaan untuk mengakses memori pada saat yang sama, semacam arbitrase/pengaturan bus diperlukan. Berbagai skema sedang digunakan. Misalnya, untuk mendapatkan bus, CPU pertama mungkin harus meminta itu dengan menegaskan garis permintaan khusus. Hanya setelah menerima izin akan hal itu diperbolehkan untuk menggunakan bus. Pemberian izin ini dapat dilakukan dengan cara terpusat, dengan menggunakan perangkat arbitrase bus, atau dengan cara desentralisasi, dengan CPU meminta pertama sepanjang bus memenangkan konflik apapun.

Kerugian dari memiliki sebuah bus tunggal adalah bahwa dengan sesedikit tiga atau empat CPU bus kemungkinan akan menjadi kelebihan beban. Pendekatan yang biasa dilakukan untuk mengurangi beban bus adalah untuk membekali setiap CPU dengan cache snooping (kadang-kadang disebut cache snoopy), disebut demikian karena "snoops" di bus. cache ditunjukkan pada Gambar. 6-2 (b). Mereka telah menjadi subyek dari sejumlah besar penelitian selama bertahun-tahun (Agarwal et al, 1988;. Agarwal dan Cherian, 1989; Archibald dan Baer, ​​1986; Cheong dan Veidenbaum, 1988; Dahlgren et al, 1994;. Eggers dan Katz , 1989a, 1989b, Nayfeh dan Olukotun, 1994; Przybylski et al, 1988;. Scheurich dan Dubois, 1987; Thekkath dan Eggers, 1994; Vernon et al, 1988;. dan Weber dan Gupta, 1989). Semua makalah ini menyajikan protokol konsistensi persediaan yang sedikit berbeda, yaitu, aturan untuk memastikan bahwa cache yang berbeda tidak mengandung nilai yang berbeda untuk lokasi memori yang sama.

KELEBIHAN :
è mencegah dua atau lebih CPU untuk mengakses memori pada saat yang sama,
KEKURANGAN :
è dengan sesedikit tiga atau empat CPU bus kemungkinan akan menjadi kelebihan beban.